photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Lebih dari 20 Buronan Indonesia Masih Sembunyi di Luar Negeri

BERITA INDONESIA

Kepala Biro Misi Internasional Divhubinter Polri mengatakan, buronan Indonesia yang kabur ke luar negeri jumlahnya cukup banyak. Kasus yang menjerat mereka bukan hanya korupsi, tapi juga narkotika, BLBI, hingga kejahatan konvensional.

"Cukup banyak ya mungkin lebih dari 20 orang," katanya di BNDCC Nusa Dua, Bali, Rabu (9/11/2016).

Berdasarkan data dari Humas Polri, Interpol sudah memublikasikan 599 red notices buronan internasional. Dari 599 data publikasi tersebut, Indonesia memublikasikan 83 data. Namun atas kerja sama dengan negara peserta Interpol, 11 orang telah berhasil ditangkap.

"Mereka (buronan) biasanya ke negara-negara yang sulit untuk dijangkau oleh kita. Kesulitan kita karena sistem hukumnya beda, politiknya juga beda, hubungan antarnegara juga beda ada yang akrab, ada yang biasa saja. Yang akrab koordinasinya mudah, ada juga yang sulit karena berbagai kendala," katanya.

Untuk buronan kasus kriminal murni, terkadang membutuhkan negosiasi antarnegara melalui Kementerian Luar Negeri. "Yang sifatnya kriminal murni, apa saja tapi selama itu masih belum masuk ke kebijakan politik luar negeri satu negara. Kalau sudah kebijakan politik suatu negara itu kita koordinasi dengan Kemlu dan Kemlu yang jadi vokal poinnya di situ," jelasnya.

"Kita cuma mendampingi Kemlu. Misalnya Kemlu setelah ada pembicaraan antarnegara kemudian eksekusinya misalnya dua negara sepakat oke, ini yang harus kita lakukan eksekusinya, baru Kemlu libatkan polisi di situ atau NCB (National Central Biro) Interpol," jelasnya.

Berikut nama-nama buronan Indonesia yang berhasil ditangkap atas kerja sama negara anggota Interpol:

- Samadikun Hartono dari China (2016)

- Hartawan Aluwi dari Singapura (2016)

- Dimitar Nikolov Iliev dari Serbia (2016)

- Totok Ari Prabowo dari Kamboja (2016)

- Adrian Kiki Ariawan dari Autralia (2014)

- Sherny Kojongian dari USA (2012)

- David Nusa Wijaya dari USA

- Peter Dundas Walbran dari Autralia (2011)

- Anggodo Wijoyo dari China

- Gayus Tambunan dari Singapura

- Nazarudin dari Colombia (2009)

 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar