photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Polisi Temukan Potongan Jari Pengamen yang Dibunuh 4 Anak Punk


Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Cisauk dibantu personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, masih terus berupaya menyisir Sungai Cisadane, guna mencari jasad pengamen yang dibunuh dan dibuang ke sungai tersebut.

Meski demikian, hingga kini tubuh pengamen yang diketahui berinisial YA (20) tersebut, masih belum  ditemukan.

Namun, petugas menemukan potongan jari yang diyakini milik korban pembunuhan tersebut

"Masih belum ketemu. Proses pencarian juga masih terus kita lakukan," ujar Kapolsek Cisauk, AKP Army, Selasa (27/9/2016).

Sementara itu, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan sebilah celurit yang bersimbah darah, jaket hitam dan sepatu hitam diduga milik korban, berikut sandal hitam milik salah seorang pelaku.

"Kita juga menemukan potongan jari milik korban. Kini sudah dibawa untuk kepentingan visum," ujar Kapolsek.

Ditanya apakah ada indikasi korban dimutilasi oleh pelaku, Kapolsek masih belum bisa memastikan.
"Belum bisa kami pastikan, apakah korban dimutilasi atau apa.

Saat ini, penyelidikan masih berjalan. Bantu doanya supaya jasad korban cepat ditemukan," ujar Army.
Diketahui, beberapa jam setelah kejadian itu, petugas berhasil meringkus empat pelaku masing-masing Ridwan (20), Indra (19), Riki Pranajaya (27), dan M Hidayat (18).

Mereka diduga kuat terlibat perkelahian dengan korban di jembatan perbatasan Cisauk-Serpong, Kampung Anamui, dekat Sungai Cisadane.

Dalam perkelahian tak seimbang itu, korban yang biasa mangkal di lampu merah German Centre SBD tersebut tewas akibat terkena sabetan clurit.

Jasadnya kemudian dibuang pelaku ke Sungai Cisadane.

 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar