photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Dokter RSHS Bandung Ungkap Bahaya Lain Virus Zika


VIRUS zika kembali mencuat jadi perbincangan dalam beberapa hari terakhir. Hal itu setelah di Singapura virus itu kembali mewabah dan menyerang puluhan orang setiap hari.

Dalam sehari, di Singapura dilaporkan rata-rata ada 26-28 orang dinyatakan positif terinfeksi virus Zika. Virus itu pun sudah merambah Indonesia. Sejumlah warga dari suku Anak Dalam, Jambi, dilaporkan terjangkit virus tersebut.

Dokter Spesialis Penyalis Dalam Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, Dr Primal Sudjana, Sp.PD., mengungkap berbahayanya virus zika. "Virus zika ini kenapa jadi masalah? Karena ketika ada wabah di Brasil dan menyerang ibu-ibu yang sedang hamil, terjadi kecacatan pada bayi (yang dilahirkan) yaitu mikrosefali, kepala bayi jadi kecil dibanding ukuran normal," kata Primal dalam diskusi dengan wartawan di RSHS, Kamis (1/9/2016).

Bahkan, pada orang tertentu, viruz zika dapat jadi penyebab sindrom guillain-barre yaitu kelumpuhan secara bertahap pada tubuh. "Yang paling bahaya kalau kelumpuhannya menyerang diafragma sehingga orang tidak bisa bernapas dan harus pakai ventilator," ungkapnya.

Secara umum, viruz zika menular melalui nyamuk aedes aegypti. Tapi kini penularannya semakin meluas tidak hanya melalui nyamuk. Virus tesebut bisa menular melalui urine, sperma, hingga air liur.

Adapun gejalanya hampir mirip dengan demam berdarah dan chikungunya, mulai dari demam tinggi, pegal-pegal, sakit kepala, mata merah, serta bintik-bintik merah pada kulit. "Kalau sudah terjadi gejala seperti itu (terjangkit virus zika), obatnya enggak ada.

Sama seperti penyakit virus demam berdarah, yang secara spefisik (obatnya) untuk itu belum ada," jelas Primal. Ia pun mengingatkan masyarakat untuk waspada.

Sebab Singapura yang merupakan tetangga Indonesia sudah terjangkit virus tersebut. Sehingga kemungkinan virus itu menyebar ke Indonesia sangat terbuka.

"Yang penting sih tindakan pencegahannya. Pencegahannya tentu sama dengan demam berdarah, 3M plus, mengubur (barang bekas), menguras (tempat penampungan air secara berkala), dan menutup tempat air, serta memakai lotion antinyamuk," tandas Primal.

 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar