photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Anggaran Disunat 2 Kali, Kementerian PUPR Akan Telurkan PPP


Dalam keputusan pemangkasan anggaran Kementerian/Lembaga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan jatah pemangkasan anggaran sebesar Rp6,98 triliun.

Sebelumnya di awal tahun anggaran kementerian ini juga telah dipangkas sebesar Rp8,4 triliun.

Meskipun tujuan pemangkasan anggaran tersebut tidak untuk proyek-proyek strategi hanya untuk biaya operasional yang tidak produktif, namun Kementerian PUPR melakukan berbagai cara untuk mencari dana tambahan guna menutupi anggaran yang disunat tersebut.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Yusid Toyib mengungkapkan, salah satu upaya yang dilakukan dengan merangkul lebih banyak peran swasta dalam pembangunan infrastruktur.

Untuk mendorong hal itu pihaknya berencana akan menggelar Forum Nasional Investasi Infrastruktur 2016 pada 7 September mendatang untuk menawarkan proyek-proyek pembangunan kepada pihak swasta. "

Forum itu kami lakukan karena kita tahu sendiri bahwa dari APBN sudah dua kali anggaran dipotong, itu karena penerimaan pajak tidak tercapai.

Makanya ada tax amnesty. Nah kita membantu dari sisi lain, mengharapkan pihak swasta bisa membantu," tuturnya di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Menurutnya keterbatasan anggaran tersebut juga harus disiasati dengan membentuk creative financing melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) untuk infrastruktur.

Meskipun hal itu telah diamanatkan dalam Perpres 38/2015, namun Kementerian PUPR juga akan mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) guna menyusun simpul KPBU PUPR yang akan berfungsi menjadi sebagai Public-Private Partnership (PPP) Center.

"Itu (Permen) yang simpul KPBU sedang in line, mudah-mudahan satu bulan lagi selesai," imbuhnya.

 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar