photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

woooaauuu... Ratu Copet Tertangkap dan Dipajang di Stasiun

BERITA INDONESIA

WartaKota.top , Kriminalitas semakin merajalela di tengah kehidupan masyarakat. Dilansir dari kompas.com, seorang wanita sekitar berusia 23 tahun dipajang oleh pihak Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, tepatnya di peron stasiun itu pada Senin (8/8/2016) kemarin.

Wanita itu bernama Yeni Suryani tampak malu ketika disaksikan oleh banyak orang yang sedang di area Stasiun Manggarai. Rupanya, penyebab Yeni dipajang lantaran ia mencopet ketika berada di area stasiun dan tertangkap.

Tak hanya dipajang, Yeni juga dikalungi di lehernya bertuliskan “Saya Ratu Copet Stasiun Manggarai, Berhati-hatilah”.

Menanggapi informasi tersebut, Vice President (VP) Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Eva Chairunisa, menjelaskan, Yeni dipajang setelah tertangkap ketika menjalankan aksi copetnya dengan target salah seorang penumpang kereta rel listrik KRL commuter line di stasiun tersebut.

Aksi nekat Yeni itu diawali dengan cara mengincar para penumpang yang baru saja turun dari kereta. Korban Yeni bernama Aviendha (25).

“Saat korban turun, ternyata pelaku mengikuti dari belakang. Korban merasa tasnya ada yang merogoh. Kemudian, secara refleks, korban berbalik dan berteriak copet saat tahu HP-nya diambil,” jelas Eva, Selasa (9/9/2016).

Berdasarkan penjelasan Eva, usai pelaku diteriaki, Yeni sempat membuang barang hasil copetnya yang berupa sebuah handphone ke peron kereta. Akan tetapi, tindakan pengelabuannya itu disaksikan oleh banyak pengunjung yang sedang berada di stasiun. Sontak orang-orang yang sedang berada di stasiun saat itu langsung mengamankan Yeni dan menyerahkannya kepada petugas keamanan stasiun.

“HP langsung diambil oleh korban dan kemudian pelaku diamankan untuk dimintai keterangan,” ucap Eva.

Atas kejadian ini, pihak stasiun tidak akan melaporkannya kepada polisi karena korban tidak menghendaki untuk melaporkan musibah yang menimpanya kepada yang berwajib.

“Sayangnya setelah para pelaku berhasil ditangkap petugas dan barang bukti yang telah dicopet kembali didapatkan para korban tidak ada yang bersedia melanjutkan kasus tersebut ke kepolisian,” ujar Eva, dikutip dari okezone.com, Selasa (9/8/2016).

Meski begitu, Eva menjelaskan, PT KCJ meminta Yeni untuk menandatangani surat pernyataan berisi perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatan tak terpuji itu.

Akhirnya, Eva menjelaskan, pelaku dipulangkan oleh petugas ke kediamannya di Depok, Jawa Barat setelah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Eva berharap, korban setelah Aviendha apabila ada, bersedia untuk memproses kejadian serupa kepada pihak yang berwajib untuk menimbulkan efek jera.

“Ke depannya, PT KCJ berharap kerja sama dari para korban untuk bersedia melanjutkan kasus pencopetan ke kepolisian meskipun barang bukti sudah ditemukan karena hal itu dapat menjadi efek jera bagi para pelaku pencopetan,” pungkas Eva.



 
 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar