photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Tersinggung atas Pernyataan Ahok, Risma: Kalau Warga Surabaya Marah bisa Bahaya

BERITA INDONESIA

WartaKota.top , Pertarungan menuju pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 semakin memanas. Belakangan diketahui bahwa Basuki Tjahja Purnama atau Ahok menyebut keberhasilan ibu kota Provinsi Jawa Timur membangun pedestrian adalah keberhasilan kecil di wilayah seukuran Jakarta Selatan. Mendapatkan komentar yang dianggap merendahkan tersebut, Wali Kota Tri Rismaharini tersinggung.

“Aku juga warga Surabaya yang punya harga diri,” kata Risma saat menggelar jumpa pers di ruang kerjanya di Surabaya, Kamis (11/8/2016), dikutip dari republika.co.id.

Bagi perempuan yang sering disapa Risma tersebut, pernyataan Gubernur DKI Jakarta tersebut sama saja dengan menghina dan merendahkan warga Surabaya. Risma lantas memberikan gambaran bahwa luasan Surabaya itu 374 kilometer persegi, sedangkan Jakarta 661,5 kilometer persegi.

“Jadi Surabaya itu separo lebih dibandingkan Jakarta,” ujarnya.

Jika luasan jakarta tersebut dibagi menjadi enam wilayah, maka rata-rata setiap wilayah hanya sekitar 120 kilometer persegi. Hal tersebut membuat Risma yakin luasan Jakarta Selatan tidak lebih luas dari Jakarta.

Lebih lanjut, Risma menjelaskan secara rinci mengenai perbanding kinerja Ahok yang dibantu oleh walikota dan bupati, sementara dia hanya berjuang sendirian. Ditinjau dari anggaran juga berbeda jauh, Kota Surabaya sebesar Rp 7,9 trilliun dengan total penduduk sebanyak 2,9 juta jiwa.

Sementara itu Jakarta anggaran belanjanya berkali-kali lipat dengan Surabaya. Jakarta anggaran belanjanya sebesar Rp 64 trilliun dengan total penduduk 10 juta orang.

Risma merasa geram lantaran pernyataan Ahok tersebut bukan tentang isu pencalonan dirinya sebagai gubernur DKI Jakarta. “Jadi ini bukan masalah pencalonan gubernur atau tidak. Tapi kalau begini saya jadi harus ngomong. Kenapa Surabaya diserang terus, kalau begini kan Surabaya dihina. Kalau warga Surabaya marah bisa bahaya makanya saya memutuskan untuk komentar lebih dulu,” kata Risma.

Ia menyarakan Ahok tidak bawa-bawa Surabaya dalam persaingan merebut kursi gubernur Jakarta periode mendatang. Bahkan Risma menyatakan bahwa Ahok sebaiknya tidak perlu khawatir atau takut kalah.

“Aku salah apa? Warga Surabaya salah apa? tidak usah takutlah Pak Ahok, wong beliaunya itu incumbent (pejawat),” kata Risma.

Risma terus mengulang betapa pernyataan Ahok tersebut bisa melukai warga Kota Pahlawan. “Kami juga bangun beberapa jalan sendiri pakai APBD. Ini bukan soal pencalonan ini sudah menyangkut harga diri warga Surabaya,” tegasnya.

Ia lantas menjelaskan bahwa trotoar Surabaya itu bukan sembarang trotoar. Tapi di bawah trotoar itu justru yang lebih mahal karena terdapat box culvert yang fungsinya untuk saluran. Kemudian dia menjelaskan tentang program sekolah dan kesehatan gratis, ambulans yang tersedia 24 jam secara gratis untuk warga miskin serta memberi makan lansia dan orang cacat. Ini membuktikan Surabaya tidak layak direndahkan.


 
 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar