photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Polisi Amankan 671 Butir Pil Koplo

BERITA INDONESIA

Satresnarkoba Polres Gunungkidul, Yogyakarta, menangkap Wihasto (25) warga wonosari, yang diduga sebagai bandar Narkoba jenis pil yarindu atau koplo. Polisi mengamankan 671 butir pil psikotropika jenis Trihexspenidil atau dikenal dengan pil yarindu yang telah dikemas dalam bentuk paket

Kapolres Gunungkidul AKBP Nugrah Trihadi mengungkapkan, penangkapan pelaku hasil informasi dari masyarakat terkait aktifitas pelaku yang sering melakukan aktifitas jual beli pil koplo yang dikemas dalam paket.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap pelaku di sekitar kecamatan Wonosari. "Dari keterangan pelaku pil jenis yarindu(Trihexspenidil) dijual dengan harga Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu dengan isi per paketnya berisi 10 butir," kata Nugrah saat dihubungi, Senin (22/8/2016).

Awalnya, pelaku membantah jika dirinya sebagai pengedar narkoba, tetapi setelah dilakukan penggeledahan polisi menemukan sebanyak 671 butir psikotropika.

"Dari pengakuannya dirinya membeli dari sebuah jaringan sebanyak 1.000 butir, dan sudah laku 329 butir," jelasnya.

Nugrah mengatakan, pihaknya terus memburu pemasok termasuk asal-usul psikotropika dan Bandar utamanya yang diduga sebagai warga Yogya. Kuat dugaan tersangka ini juga terlibat dalam peredaran narkoba di wilayah Gunungkidul dan dimungkinkan tersangka adalah anggota jaringan.Dalam perkara ini tersangka bakal dijerat pasal 196 yo 98 ayat (1-2) Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009.

“Tersangka sudah kami tahan dan periksa untuk kita kembangkan,” terangnya

Ia menduga maraknya peredaran pil koplo dengan harga murah di Gunungkidul karena pasarnya terbuka. Disamping harga murah, Efeknya obat ini sebagai penenang, dan peminumnya memiliki sifat lebih berani. "Kami menghimbau kepada orang tua untuk mengawasi anaknya," tandasnya.

 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar