photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Pengungkapan Pabrik Mi Boraks di Bantul Berawal dari Bakso Langganan Kapolres

BERITA INDONESIA

Pengungkapan pabrik mi mengandung boraks di Karangnongko Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, ternyata berawal dari kecurigaan pihak Polres Kulonprogo terhadap warung bakso langganan Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Djunaedi.

Dari informasi yang dihimpun, pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan Satresnarkoba Polres Kulonporogo sejak dua pekan lalu.

Kapolres Kulonprogo dan Ditreskrim Polda DIY melakukan pengawasan terhadap makanan yang mengandung bahan berbahaya, terutama yang beredar di sekitar Mapolres Kulonprogo.

Satresnarkoba Polres Kulonprogo langsung melakukan pengecekan terhadap makanan yang dijual di sekitar Mapolres Kulonprogo, termasuk peredaran mi kuning yang dipergunakan untuk bakso yang menjadi langganan Kapolres serta para anggotanya.

Hasil pemeriksaan laboratorium, diketahui mi kuning untuk bakso yang beredar di Mapolres Kulonprogo positif mengandung boraks.

Penjual bakso di sekitar Mapolres Kulonprogo kemudian dimintai keterangan dan mengakui jika mi yang digunakan dibeli di Pasar Beringharjo.

Petugas kemudian melacak pedagang mi kuning di Pasar Beringharjo, yang kemudian diketahui berasal dari pabrik mie kuning milik tersangka Wgr di Karangnongko Panggungharjo Sewon.

Menurut Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pudjiastuti, pelaku pembuat mie yang mengandung boraks bisa diancam pidana sesuai UU Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dengan pidana lima tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

Dari catatan polisi, tahun 2006 sebelum gempa di Yogya, pabrik milik W ini pernah diperkarakan oleh kepolisian karena melakukan hal yang sama.

 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar