photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Misteri Urat Mineral Mars Terpecahkan, Ini Penjelasan Ilmuwan

BERITA INDONESIA

Tahun lalu, Curiosity Rover menemukan sesuatu yang aneh yakni urat berwarna-warni di Mars yang bisa memberikan astronom wawasan baru tentang masa lalu Planet Merah ini pernah berair. Kini, para ilmuwan telah mengetahui dari mana asalnya.

Para ilmuwan telah menemukan urat mineral yang ditemukan saat itu kemungkin besar terbentuk oleh penguapan danau Mars Kuno. Para peneliti mengatakan, urat mineral penuh sulfur dan bahkan mungkin telah mendukung kehidupan asing di masa Planet Mars berair.

Ilmuwan di Universitas Terbuka dan Universitas Leicester menggunakan Curiosity untuk mengeksplorasi Yellowknife Bay di kawah Gale. Diameter kawah ini membentang seluas 96 mil dan memiliki gunung membumbung dari lantai kawah. Para peneliti mempelajari urat mineralogi itu jalur untuk air tanah di mudstone.

"Rasa air tanah Mars ini akan menjadi agak tidak menyenangkan dengan sekira 20 kali berisi sulfat dan natrium dari botol air mineral misalnya," kata Profesor John Bridges dari University of Leicester.

"Namun, Dr Schwenzer dari Universitas Terbuka menyimpulkan beberapa mikroba di Bumi memang menyukai sulfur dan cairan besi yang kaya. Hal itu karena mereka dapat menggunakan dua elemen itu untuk mendapatkan energi. Oleh karena itu, untuk pertanyaan kelayakhunian di air kawah Gale merupakan berita yang menarik," tambahnya.

Studi menunjukkan urat ini dibentuk karena sedimen dari danau purba yang terkubur, dipanaskan hingga sekira 50 derajat Celsius dan berkarat. Penguapan danau kuno di Yellowknife Bay akan menyebabkan pembentukan silika dan deposit yang kaya sulfat.

Endapan asli kemungkinan merupakan gipsum, mineral putih atau abu-abu lembut yang terdiri dari kalsium sulfat terhidrasi. Deposit ini kemudian dilarutkan dalam air tanah, dan kemudian menjadi bagian dari batu dari kawah Gale.

Hal ini menyebabkan urat sulfat terbentuk di Yellowknife Bay. Mudstone dengan urat sulfat di kawah Gale mirip dengan komposisi batuan di Watchet Bay di North Devon.

"Ini mengakibatkan memberikan bukti lebih lanjut untuk sejarah panjang dan air bervariasi di kawah Gale. Banyak generasi dari cairan, masing-masing dengan kimia yang unik, pasti hadir untuk menjelaskan apa yang kita temukan dalam catatan baru hari ini," kata Ashwin Vasavada, ilmuwan project curiosity dari NASA Jet Propulsion Laboratory,Minggu (7/8/2016).

 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar