photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Kisah Pilu si ‘Kupu-Kupu’ Cacat Klender

BERITA INDONESIA

Tak cuma cerita senang karena berpenghasilan lumayan, Pekerja Seks Komersial (PSK) cacat di Klender juga memiliki cerita pilu selama menjajakan tubuh. Dari mulai dianiaya suami karena profesi hingga tak dibayar pelanggan pernah mereka rasakan.

“Pernah dipukul suami karena kerja beginian,” kata salah satu PSK yang memiliki kekurangan berbicara, Farida (30), saat ditemui Kriminalitas.com.

Wanita yang kerap mangkal di stasiun Klender ini juga bercerita, bagaimana ia disakiti pria yang juga mantan suaminya itu. Ketika itu, ia tengah naik sepeda motor bersama seorang pria, tiba-tiba sang suami yang seorang sopir angkot langsung menghardik dan menganiayanya.

“Kayaknya dia cemburu sampai saya dipukulin,” ujar wanita yang tinggal di pinggiran rel stasiun Klender ini.

Sama halnya dengan Farida, Yuli (25) yang juga memiliki kekurangan seperti Farida, mengaku sering tak dibayar pelanggannya setelah memberikan pelayanan. Keterbatasannya membuat dia kerap ditipu para pelanggan.

“Mungkin karena dia (Yuli) enggak ngerti apa-apa jadi suka ditipu,” ujar Yahya (25) salah satu tukang parkir di perlintasan kereta api Klender ini.

‎Yuli dan Farida sendiri sekilas memiliki penampilan yang sama dengan PSK pada umumnya. Mereka kerap memakai pakaian seksi dan memiliki wajah yang penuh riasan. Namun, mereka tak bisa berbicara dan tingkat kecerdasanya di bawah rata-rata.


 
 
 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar