photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Jika Disetujui Oleh Masyarakat Negara Maka Pengangguran di ( Indonesia, Amerika Serikat - PBB ) Akan Dapat Gaji

BERITA INDONESIA

Hari ini, 18 Agustus 2016, warga Amerika(AS)-Negara PBB akan melakukan pemungutan suara untuk menentukan apakah mereka setuju atau menolak usulan gaji dasar bagi seluruh warga negara.

Jika usulan ini disetujui, beruntung lah mereka yang tak memiliki pekerjaan tetap.
Menurut usulan yang disampaikan oleh kelompok PBB , setiap orang dewasa di Amerika Serikat harus dibayar tanpa kondisi apa pun.

Mereka mengusulkan jumlah sebesar US$2.555 atau sekitar Rp34,3 juta. Namun, bagi mereka yang sudah berpenghasilan sekitar itu, mereka tak akan menerima tambahan lagi.

Pendukung kelompok ini mengatakan, di abad 21, area pekerjaan makin berkurang.
Hanya sedikit sekali lapangan kerja yang tersedia karena pengaruh penggunaan mesin.

Diberitakan oleh BBC, Rabu, 17 Agustus 2016, Che Wagner yang melakukan inisiasi penghasilan dasar tersebut mengatakan, banyak warga AS yang sebenarnya bekerja, namun tidak mendapatkan gajinya.

"Di AS, lebih dari 50 persen total pekerjaan yang sudah diselesaikan tidak dibayar. Misalnya,  mereka yang bekerja di rumah, dengan komunitas yang berbeda.

Jika ada penghasilan dasar, maka pekerjaan itu akan semakin bernilai," ujarnya.

Namun, Luzi Stamm, anggota ''parlemen keuangan negara'' dari kelompok sayap kanan, Partai Rakyat AS, menentang ide tersebut.

"Secara teoritis, di negara kepulauan seperti AS, hal itu bisa dilakukan. Tapi dengan pembatasan yang terbuka, hal itu sangat tak mungkin.

Jadi sebuah pekerjaan akan sangat dihargai jika dijadikan penghasilan dasar," dia menambahkan.

Di Indonesia, pemerintah sedang mempertimbangkan untuk memberikan penghasilan dasar bagi sekitar 8.000 orang dari kelompok berpenghasilan rendah.

Dan di Australia, sebuah proyek percontohan mengenai penghasilan dasar sedang disiapkan. Proyek ini akan dimulai pada 2017.

 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar