photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Gawat! Guru yang Habis Dikeroyok Itu Dilaporkan Balik, Terancam Jadi Tersangka

BERITA INDONESIA

WartaKota.top , Siswa SMK Negeri 2 Makassar, Muh Alif (15), dan ayahnya, Adnan Achmad (43) yang diketahui telah melakukan pengeroyokan terhadap gurunya, Muhammad Dahrul, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Akan tetapi, setelah penetapan tersebut, Muh Alif melaporkan balik Dahrul dengan kasus penganiayaan.

“Keduanya dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Siswa dan orang tuanya terbukti melakukan pengeroyokan terhadap gurunya di SMK 2 Makassar, Dahrul,” kata Kepala Polsekta Tamalate Komisaris Polisi Muh Azis Yunus, Kamis (11/8/2016), dikutip dari kompas.com

Akibat pengeroyokan tersebut, Dahrul mengalami luka cukup parah dibagian wajah. Darah mengucur deras dari hidung dan mulutnya.

Berdasar keterangan Alif, dirinya dipukul oleh Dahrul. Setelah pemukulan terhadap dirinya, ia menelpon ayahnya dan menceritakan perlakuan tidak menyenangkan yang dialaminya. Tidak lama kemudian, Adnan datang dan langsung memukul wajah Dahrul.

“Orangtuanya datang ke sekolah gara-gara anaknya dipukul dan disuruh keluar kelas. Namun terjadi cekcok hingga guru tersebut dipukul di bagian wajah,” kata terang Aziz.

Hal tersebut yang mendasari Alif juga melaporkan balik Dahrul. “Bisa saja juga sang Guru yang jadi korban juga bakal jadi tersangka. Karena dilapor balik kasus penganiayaannya yang dilakukan terhadap siswa. Kita tetap tegakkan hukum,” tegasnya.

Selepas kejadian pemukulan tersebut, pelaku hampir saja menjadi sasaran amuk para siswa yang tidak terima gurunya diperlakukan secara kasar.

“Ratusan siswa sudah keluar dari ruang kelas dan hendak menghakimi pelaku yang memukul gurunya. Jadi korban sudah kita terima laporannya dan pelaku sementara kita amankan,” tuturnya.

Dahrul sendiri mengaku memukul siswanya tersebut lantasan mengeluarkan kata-kata kotor saat dimintanya keluar kelas karena tak membawa alat tulis serta tidak mengerjakan tugasnya.

“Saya terpaksa memukul karena dia mengeluarkan kata-kata kotor saat diminta keluar dari ruangan,” tutur Dahrul.

Dilaporkan juga bahwa ratusan siswa SMK 2 Makassar melakukan demonstrasi di halaman Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Tamalate yang terletak di Jl Metro Tanjung Bunga, Kamis (11/8/2016).

Mereka menuntut agar kepolisian menindak tegas pelaku pemukulan guru tersebut.

“Bencong, bencong. Orang tuanya itu bencong,” teriak siswa yang melakukan aksi solidaritas.



 
 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar