photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

Salut! Alami patah Kaki di Lapangan, Demba Ba Malah Menyesal Karena Lewatkan Waktu Shalat

BERITA INDONESIA
Derby Shaghai di Liga Super China (CSL) pekan lalu, bisa jadi akan menjadi momen terburuk dalam sejarah karier pemain depan Shanghai Shenhua Demba Ba. Ia mengalami patah kaki, akibat berbenturan dengan bek lawan.

”Kalau boleh memilih, saya lebih baik kalah daripada kehilangan Demba Ba,” ucap Gregorio Manzano dengan nada sedih.  ”Sepak bola kadang tidak adil karena membiarkan tragedi ini menimpa kepada anak baik-baik seperti Ba,” ujar pelatih Shanghai Shenhua tersebut, seperti dilansir dari RMC, via ProKaltim
WatrtaKota.top - Tragedi memang menjadi kata yang tepat bagi apa yang dialami oleh Demba Ba. Penyerang asal Senegal tersebut mengalami cedera paling menakutkan dalam karier olahraga, yaitu patah kaki. Pada menit ke-64 Ba terkapar dan mengerang kesakitan, usai berbenturan dengan pemain belakang tim Shanghai SIPG, Sun Xiang.

Keduanya memang bertabrakan, namun ketia Xun sudah bisa berdiri, Ba masih terkapar dan terlihat bahwa kaki kirinya patah. Bukan patah biasa, melainkan patah sempurna di bagian tibia dan fibula. Usai mendapat perawatan di tepi lapangan selama sekitar tujuh menit, Ba langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Setelah peluit panjang berbunyi dan Shenhua akhirnya  memenangi laga dengan skor 2-1, Manzano dan pasukannya langsung menengok Ba di rumah.  Spirit yang ditunjukkan Ba membuat para penggawa Shenhua terharu.  ”Aku berharap bisa turun ke bawah (lantai dasar rumah sakit, Red) untuk mengucapkan terima kasih kepada para fans yang respek terhadap kondisiku,” tutur Ba yang harus berbaring di kasur kepada Sina. ”Selain itu, aku ingin bilang kepada mereka bahwa optimisme tinggi dan kemenangan pada partai derby adalah penyembuhan terbaik. Aku jadi kian bersemangat untuk sembuh,” lanjut mantan penggawa Chelsea dan Newcastle United tersebut.

Belum ada keterangan resmi sampai kapan Ba harus beristirahat.  Ada yang menyebut masa pemulihannya bakal memakan waktu 8 hingga 12 bulan.  Tapi, ada juga yang memvonis karier bomber 31 tahun tersebut akan berakhir. Untuk menghindari risiko terburuk (pensiun dini), Ba akan menjalani operasi di Prancis.

Nah, penggawa dan para penjenguk makin salut terhadap Ba.  Sebab, meski dalam kondisi cedera parah, Ba tetap mengingat kewajibannya sebagai seorang muslim.  Saat siuman setelah semalaman terlelap, kalimat yang keluar dari mulut Ba adalah “Jam berapa sekarang?” Begitu dua staf Shenhua menjawab jam dua pagi, reaksi Ba terlihat sangat sedih. ”Berarti, aku telah melewatkan salatku,” ujar Ba.

Reaksi atas tragedi yang menimpa Ba pun langsung bermunculan. Sven-Goran Eriksson yang menjabat sebagai pelatih SIPG, ikut memberikan simpati.  ”Aku sangat menyesal kepada apa yang menimpa Ba. Itu adalah cedera yang buruk,” kata Eriksson.

Sun Xiang yang dianggap sebagai penyebab cedera Ba, juga ikut prihatin.  Namun, kapten SIPG ini menegaskan bahwa tak ada unsur kesengajaan dalam insiden tersebut.

”Saat itu, bola datang menggelinding. Sebagai bek, aku harus mengamankan lini belakang, seketika itu langsung kutendang bolanya,” jelas Sun. ”Aku tidak melihat dia (Ba, Red) datang bersama dengan bola. Namun, begitu aku berbalik, Ba sudah terkapar dan mengerang kesakitan,” jelas pemain 34 tahun itu. ”Setelah aku lihat dari rekaman video, aku mengerti kesedihan yang dirasakannya. Mohon maaf sebesar-besarnya. Ba pemain baik dan ini pasti kehilangan yang sangat besar bagi Shenhua,” lanjutnya.


 
 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar