photo AB230x90gif_zps839436ce.gif

rumah Bapak Karmin Mayau, ketua panitia pembangunan masjid tersebut mendapat teror dari gerombolan Kristen radikal

 BERITA INDONESIA
Informasi terbaru, pada Selasa (11/11), rumah Bapak Karmin Mayau, ketua panitia pembangunan masjid tersebut mendapat teror dari gerombolan Kristen radikal, mereka menghancurkan pagar, jendela, rumah beserta isinya. Selain itu, beberapa rumah muslim lainnya juga ikutmenjadi korban aksi vandalisme ini.Salah satu simbol dan alamat markas Laskar Kristen di Sulawesi Utara. Saat ini banyak muncul laskar-laskar Kristen di Sulut yang umumnya bersikap radikal dan kasar terhadap umat Islam. (ilustrasi)"Mereka sangat brutal dan membawa senjata tajam, masjid dihancurkan, madrasah juga dibakar, kami kekurangan jumlah, dan juga karena banyakwanita dan anak-anak, kami hanya terpaksa bersembunyi melindungi keluarga masing-masing, percuma lapor polisi, karena laskar Kristen itu dilindungi Pemda," kata seorang saksi mata yang tak ingin namanya disebutkan.Saat ini, gerombolan teroris Kristen yang beratribut baju hitam-hitam ini masih terus mengepung kota Bitung. Mereka berada stanby di markaznyadi Danau Wudu. Jarak antara Danau Wudu dengan pemukiman umat Islam hanya sekitar 200 sampai 300 meter.Sehari sebelumnya, telah dilakukan upaya perdamaian kedua belah pihak yang difasilitasi oleh pemerintah dan para ulama setempat. Namun sayang, perdamaian ini dikhianati pihak teroris Kristen. Mereka kembali menyerang dan merusak rumah-rumah kaum Muslimin tadi malam.Umat muslim terus berjaga-jaga dan bersiaga mengantisipasi serangan kembali teroris Kristen.Mereka juga telah membuat dapur umum, dan berbagai keperluan lainnya. Informasi yang disampaikan Ustad Sugianto Panglima Laskar Pembela Islam (FPI) Poso, bahwa aparat TNI Polri yang siaga di lokasi sangat sedikit, tidak lebih dari 100 orang.





 garudaqq.org  http://adukiukiu.com/  inidewa365.org photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About BERITA INDONESIA

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar